 JAKARTA - Di tengah tekanan akan pengurangan anggaran terkait krisis ekonomi saat ini, NetApp bersama VMware dan Cisco bekerja sama untuk membantu perusahaan-perusahaan di Indonesia mengurangi biaya dan pemakaian storage sampai sebesar 50 persen.
Melalui kolaborasi yang berkesinambungan, NetApp, VMware, dan Cisco menyadari, dengan bekerja sama mereka dapat membantu pelanggan di berbagai sektor untuk mengurangi total cost of ownership (TCO), meningkatkan ketangkasan dan daya tahan bisnis di dalam dan di antara data center dengan teknologi dan solusi terdepan mereka.
"Kolaborasi antara NetApp dan Cisco akan menghadirkan pendekatan yang menyeluruh untuk pelanggan agar jaringan dan aplikasi yang disediakan dapat mendukung untuk bekerja dengan cara yang paling efisien. Sementara, kolaborasi NetApp dan Vmware dapat membantu pelanggan sadar akan potensi penuh dari lingkungan desktop virtual VMware mereka. Dengan storage NetApp, pelanggan akan memiliki fleksibilitas, tingkat ketersediaan yang tinggi, dan penghematan yang diperlukan untuk lingkungan desktop virtual mereka bertumbuh," ujar Country Manager NetApp Indonesia, Vietnam, dan Filipina Steven Law, melalui keterangan resminya, Rabu (28/10/2009).
Menurut Law, pelanggan di berbagai sektor akan menyadari bahwa teknologi efisiensi storage dari NetApp seperti thin provisioning, deduplication, RAID-DP, dan Snapshot dapat membantu mereka merealisasikan penghematan space yang dibutuhkan di lingkungan virtual sampai 50 persen, dibandingkan dengan storage tradisional.
"VMware merupakan yang terdepan dalam membantu pelanggan untuk menyederhanakan pengaturan data center mereka dalam menerapkan komputasi awan dan menghantarkan IT-as-a-Service, dimana teknologi provisioning, monitoring, dan perlindungan storage merupakan komponen yang sangat penting," ujar Jim Lenox, General Manager VMware ASEAN
"Cisco melihat adanya perubahan dalam pengembangan data center, di mana virtualisasi memegang peranan yang sangat penting karena memberikan lebih banyak manfaat. Berlatar belakang perubahan arsitektur data center, Cisco mengembangkan model komputasi baru yang disebut solusi Unified Computing System. Solusi ini mengarahkan data center menuju lingkungan TI yang lebih dinamis sehingga memungkinkan terjadinya transformasi bisnis yang mampu mendatangkan peningkatan produktivitas, kinerja, serta mendorong kegunaan virtualisasi ke tingkat yang belum pernah dicapai sebelumnya," kata Sanjay Rohatgi, Managing Director Cisco Indonesia.
VMware, Cisco dan NetApp menawarkan jajaran solusi storage dan manajemen data yang canggih dan sederhana yang dapat memberikan kemampuan untuk mengkonsolidasi, menyatukan, dan membagi informasi di segala penjuru sistem, lokasi geografis, dan batasan organisasi bagi para pelanggan di berbagai sektor selagi menyediakan akses yang cepat menuju informasi tersebut, baik internal maupun eksternal. (srn) Source : okezone dot com
|